Polres Barito Utara Pimpin Rakor Ketahanan Pangan, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani
0 menit baca
Muara Teweh — Polres Barito Utara kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung program nasional dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Ketahanan Pangan, Senin (6/4/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Anggrawina Jagrata Polres Barut ini menjadi langkah nyata dalam melindungi petani jagung dari praktik tengkulak, sekaligus mendorong pembiayaan melalui Himbara, penyerapan hasil panen oleh Perum Bulog, serta perluasan lahan jagung di wilayah Kabupaten Barito Utara.
Rakor yang dimulai pukul 08.30 WIB hingga 11.38 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, dan dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan Heri John Setiawan, Wakapolres Barut Krisistya Artantyo Octoberna, Kepala ATR/BPN Kabupaten Barito Utara, perwakilan perbankan Cabang Muara Teweh, Perum Bulog, PPL, kelompok tani, serta pejabat utama Polres Barito Utara.
Kapolres menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk konkret komitmen Polri dalam mengawal program strategis nasional. Ia menekankan bahwa ketahanan pangan, khususnya komoditas jagung, merupakan bagian penting dari keamanan nasional.
Sebagai bentuk dukungan nyata, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bibit dan alat tanam jagung kepada perwakilan petani, yang menjadi simbol komitmen bersama dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Barito Utara.
Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, S.H., S.I.K., melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Barito Utara, Iptu Novendra W.P, menyampaikan bahwa Polres Barito Utara akan terus hadir mendampingi petani serta memastikan program ketahanan pangan berjalan optimal.
“Ia menegaskan bahwa Polres Barito Utara tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya petani. Kami siap mengawal seluruh proses agar petani tidak lagi terjebak praktik tengkulak, serta memastikan distribusi dan penyerapan hasil panen berjalan dengan baik,” ujar Iptu Novendra.
Dengan digelarnya Rakor ini, Polres Barito Utara menegaskan posisinya sebagai garda terdepan dalam mengawal ketahanan pangan daerah, sekaligus menjadi motor penggerak kolaborasi lintas sektor demi terwujudnya swasembada jagung di tahun 2026.
https://www.seputarbarito.com/2026/04/polres-barito-utara-pimpin-rakor.html