Wakil Bupati Barito Utara Hadiri Pembukaan PENAS Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo
MUARA TEWEH - Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, menghadiri upacara pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026. Acara berskala nasional ini dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka,"Sabtu (19/62026).
Prosesi pembukaan berlangsung dengan khidmat di GORR David-Tony, Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Ajang PENAS XVII ini dirancang sebagai wadah pertemuan strategis bagi para petani, nelayan, dan penyuluh dari seluruh penjuru tanah air.
Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan para pelaku usaha serta pemangku kepentingan di sektor agraris dan maritim. Pertemuan besar ini bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran pengalaman dan mempererat jalinan kolaborasi antarpeserta.
Fokus utama dari penyelenggaraan komitmen nasional ini adalah untuk mendorong implementasi inovasi teknologi di bidang pangan. Langkah tersebut dinilai krusial guna memperkuat ketahanan serta mewujudkan kemandirian pangan dalam skala nasional.
Melalui sinergi ini, seluruh pihak diharapkan dapat mengadopsi sistem yang lebih modern dan efisien.
Kehadiran Wakil Bupati Barito Utara dalam acara tersebut tidak sendiri, melainkan didampingi oleh sejumlah pejabat daerah penting.
Tampak hadir Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP), serta jajaran terkait lainnya dari lingkungan pemerintah kabupaten. Kehadiran delegasi ini menjadi bukti konkret atas komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
Wakil Bupati Felix S.Tingan mengatakan, Pemerintah daerah setempat terus berupaya memberikan dukungan maksimal terhadap pembangunan sektor pertanian dan perikanan yang berkelanjutan.
Momentum berskala nasional ini juga dimanfaatkan sebagai peluang strategis untuk menyuarakan potensi sekaligus aspirasi daerah di panggung nasional. Target utamanya adalah demi meningkatkan kesejahteraan para petani dan nelayan di Barito Utara.
Upaya tersebut berjalan beriringan dengan target pemantapan ketahanan pangan di tingkat daerah. Melalui partisipasi aktif ini, diharapkan sektor-sektor produktif lokal dapat berkembang lebih optimal dan berdaya saing tinggi.
"Bersama membangun pertanian maju, nelayan sejahtera, dan Indonesia yang semakin kuat,"pungkasnya.